Hal itu disampaikannya di hadapan pejabat militer senior Thailand Jumat (13/6).
"Pemerintah akan menetapkan Agustustus atau paling lambat September," kata Prayuth di hadapan pejabat militer senior dalam rapat perumusan APBN Thailand 2015.
Pembentukan pemerintahan sementara itu merupakan tahap pertama dari tiga tahap rekonsiliasi yang dicanangkan militer yakni membentuk pemerintahan, menggelar pemilihan umum oleh Dewan Nasional yang berkuasa, dan menciptakan ketentraman dan ketertiban.
Prayuth sendiri menyebut bahwa konstitusi sementara akan disusun dalam kurun waktu tiga bulan ke depan.
"Dalam tiga bulan ke depan kami harus melakukan segalanya dengan benar, apakah itu adalah konstitusi atau hal-hal lain. Semuanya untuk tahap pertama harus selesai pada bulan Agustus," tegas Prayuth seperti diberitakan
Reuters.
Untuk diketahui, militer mengambilalih kekuasaan Thailand pada 22 Mei lalu setelah krisis politik yang terjadi enam bulan terakhir.
Prayuth sebagai pemimpin militer yang melakukan kudeta berjanji untuk mengembalikan ketertiban di negara tersebut dan akan membuat permasalahan ekonomi dan kesejahteraan petani menjadi prioritas kebijakannya hingga pemerintahan baru dibentuk.
[mel]
BERITA TERKAIT: