Baru sebanyak enam keluarga penumpang asal Malaysia dan satu keluarga penumpang asal Tiongkok yang baru menerima uang kompensasi tersebut.
Keluarga ataupun kerabat dari 239 penumpang pesawat yang hilang dalam penerbangan dari Kuala Lumpur menuju Tiongkok pada 8 Maret lalu itu, seperti dikabarkan
BBC (Jumat, 13/6), dapat mengklaim hingga 175 ribu US dolar per orang.
Kendati kompensasi mulai diberikan, tanda-tanda pesawat belum ditemukan, dan pencarian masih tengah dihentikan sementara, wakil Menteri Luar Negeri Malaysia Hamzah Zainudin menegaskan pemerintah belum mendeklarasikan bahwa pesawat tersebut hilang.
"Ketika kita bicara soal pembayaran penuh, kami harus bersatu hingga kami mengumumkan masalah tragdei MH370 telah usai," tegasnya.
Pemberian kompensasi tersebut dilakukan oleh asuransi Malaysia Airlines yang dipimpin oleh Allianz, perusahaan asuransi yang berbasis di Jerman.
[mel]
BERITA TERKAIT: