"Saya merasa berada di bawah tekanan. Saya mencoba memperbaiki diri saya, namun yang membuat saya tidak bisa bertahan adalah melihat ibu saya stres, lata Weluree dalam pidato pengunduran dirinya (Senin, 9/6).
"Saya telah memutuskan untuk mengorbankan status saya sebagai Miss Universe Thailand," sambungnya.
Keputusannya itu diambil setelah ia kebanjiran kritik atas komentar yang pernah ia tulis di sosial media.
Beberapa bulan lalu, di akun Facebook miliknya, Weluree menulis bahwa aktivis politik harus dieksekusi.
"Saya sangat marah pada semua aktivis jahat ini. Mereka harus dieksekusi," tulisnya.
"Thailand terkontaminasi oleh orang-orang seperti Anda yang ingin menggulingkan monarki. Anda jahat. Anda tidak akan mati dengan tenang di tempat tidur Anda," lanjut komentarnya itu seperti dikutip
BBC.
Aktivis jahat yang dimaksud Weluree mengacu pada aktivis kaos merah pendukung pemerintah yang baru digulingkan.
Komentarnya di Facebook itu menuai berbagai kritik dan kecaman. Termasuk di antaranya menyebut bahwa Weluree tidak layak menjadi ratu kecantikan karena komentarnya tidak mencerminkan perdamaian.
[mel]
BERITA TERKAIT: