Kerry Sebut Maduro Kampanyekan Teror Pada Warga Venezuela

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Jumat, 14 Maret 2014, 13:20 WIB
Kerry Sebut Maduro Kampanyekan Teror Pada Warga Venezuela
John Kerry/net
rmol news logo . Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) John Kerry mengatakan bahwa pemerintah Venezuela harus mengakhiri gelombang protes besar-besaran yang disebutnya, sebagai kampanye teror Presiden Venezuela Nicholas Maduroterhadap warganya sendiri.

Kerry juga menyebut bahwa organisasi negara-negara AS atau Organisation of American States (OAS), negara negara sekutu dan negara negara tetangga harus juga menuntut akuntabilitas Venezuela.

"Kami berusaha menemukan cara untuk membuat pemerintahan Maduro tidak terlibat dengan warga mereka, untuk memperlakukan mereka dengan hormat, untuk mengakhiri kampanye teror terhadap warganya sendiri, mudah-mudahan mereka menghargai hak asasi manusia dengan cara yang tepat," kata Kerry di hadapan Kongres AS pada Kamis (13/3) seperti dilansir BBC.

Legislator AS sendiri telah memperdebatkan apakah akan menerapkan sanksi terhadap negara kaya minyak tersebut.

Presiden Maduro sebelumnya kerap menyebut AS melakukan intervensi dengan membantu kelompok fasis sayap kanan untuk merencanakan kudeta dengan cara membuat gelombang protes dan kerusuhan di Venezuela. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA