Seorang warga bernama Ryan Sheales mendorong perdebatan kemanusiaan itu dalam sebuah situs internet sorryasylumseekers.com. Dalam situs tersebut, ia menampilkan foto para warga Australia meminta maaf, melalui pesan yang tertulis di selembar kertas, kepada pencari suaka yang ditolak oleh negara mereka. Tercatat sudah ada lebih 250 foto yang dikirim warga hingga hari ini (Sabtu, 1/3).
Walau sadar aksinya tidak dapat menyelesaikan masalah, Namun pria yang berprofesi sebagai konsultan komunikasi itu berharap situs ini setidaknya dapat memberikan sebuah pandangan yang sama tentang kemanusiaan.
"Saya pikir jika kita bisa sepakat dengan pandangan ini, mungkin kita bisa melanjutkan debat yang masuk akal tentang kebijakan pencari suaka," ujarnya sebagaimana dikutip BBC (Sabtu, 1/3).
Sheales mengatakan bahwa aksinya itu telah mendapat tanggapan positif dari tiap daerah di Australia dan bahkan dari warga Australia yang tinggal di negara lain.
[ian]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: