Keluarga Ciancia yang berdomisili di New Jersey mengatakan kepada polisi bahwa mereka sempat menerima pesan teks dari Paul Ciancia, yang isinya mengatakan bahwa dia tengah berencana untuk bunuh diri. Ciancia diduga ingin mengakhiri hidup karena tak tahan keluarganya didera masalah ekonomi.
"Anak mereka yang lebih muda mendapat pesan teks dari Paul (Ciancia) menyatakan bahwa ada beberapa komentar di sana tentang kesejahteraan dan ia ingin mengakhiri hidupnya sendiri," kata seorang kepala polisi New Jersey, Allen Cummings sebagaimana dilansir
BBC (Sabtu, 2/11).
Meski begitu, Cummings mengatakan bahwa dua teman sekamar Paul Ciancia tidak melihat keanehan tersebut. Menurut mereka Paul Ciancia nampak seperti biasa saja yang selalu tampil baik.
Paul Ciancia merupakan tersangka penembakan di Bandara Los Angeles Jumat (1/11) waktu Amerika Serikat. Ia membawa senapan serbu dengan lebih dari 100 butir amunisi. Aksi brutal pria 23 tahun ini menewaskan seorang agen Administrasi Keamanan Transportasi (TSA) berusia 39 tahun, Gerardo Hernandez.
Akibat insiden ini, setidaknya ada 746 penerbangan nasional terkena dampak dan 46 dialihkan. Sedang untuk sementara waktu, terminal 3 bandara tersebut ditutup demi proses penyelidikan.
[ian]
BERITA TERKAIT: