Karzai Frustasi Terhadap Taliban

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Sabtu, 01 Oktober 2011, 10:04 WIB
Karzai Frustasi Terhadap Taliban
taliban/ist
RMOL. Pemerintah Afghanistan mengaku kesulitan untuk mengadakan dialog dengan kelompok garis keras Taliban. Bahkan, untuk menemui pemimpin Taliban saja merupakan pekerjaan yang sulit.

Atas alasan itulah Presiden Afghanistan, Hamid Karzai, menyatakan bahwa pihaknya sudah memutuskan tidak akan lagi melakukan pembicaraan dengan Taliban. Karzai mengatakan tidak mungkin untuk menemukan pemimpin Taliban, Mullah Omar.
 
"Di mana dia? Kami tidak dapat mengetahui Dewan Taliban. Di manakah itu?" sindir Karzai yang dikutip AFP (Sabtu, 1/10).
 
Pernyataan dia juga terkait dengan tragedi kematian mantan Presiden Afghanistan, Burhanuddin Rabbani, akibat ledakan bom bunuh diri. Mantan Presiden Afganistan yang juga tokoh perdamaian Afganistan itu tewas seketika di rumahnya, di kawasan diplomatik Kabul, setelah seorang pengebom bunuh diri meledakkan diri di hadapannya, Selasa (20/9). Rabbani dan empat pengawalnya tewas seketika. Pelaku bom bunuh diri sebelumnya mengaku sebagai utusan perdamaian dari Taliban.
 
Karena kesulitan berunding dengan Taliban, Hamid Karzai, memutuskan untuk memfokuskan perundingannya dengan pihak Pakistan. Menurutnya, hanya Pakistan satu-satunya pihak yang bisa diajak berdialog mengenai pembunuhan Burhanuddin Rabbani tersebut.
 
"Siapa pihak lain dalam proses perdamaian? Saya tidak memiliki jawaban lain kecuali Pakistan yang merupakan pihak lain dalam pembicaraan damai dengan kami," tegas Karzai.[ald]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA