Krisis utang yang terjadi di dua negara anggota Uni Eropa, Italia dan Spanyol, serta krisis Amerika Serikat menyebabkan kinerja pasar saham anjlok. Menurut sejumlah pengamat, para menteri ekonomi G7 ini melakukan konferensi untuk menstabilkan pasar sebelum pembukaan pasar saham global pada Senin (8/8) pagi.
"Mereka membahas masalah nilai tukar euro dan (cara) menurunkan utang AS," kata juru bicara Perdana Menteri Inggris David Cameron, sebagaimana dikutip dari
BBC (Minggu, 7/8)
Penyebab utama merosotnya indeks harga saham gabungan di berbagai negara lantaran rating utang AS yang diturunkan oleh lembaga pemeringkat utang yang sangat berpengaruh, Standard & Poor's, pada Jumat (5/8) dari AAA menjadi AA+. Selain Itu pasar juga dihantui bayangan krisis utang zona Eropa yang melanda Spanyol dan Italia.
[wid]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: