RMOL. Meski ketua konsil militer Mesir sudah menjanjikan akan memulai upaya membangun demokrasi sesungguhnya di negeri itu, rakyat Mesir tetap melakukan protes menuntut segera dibangunnya sebuah negara demokrasi yang akan menjamin kemerdekaan dan hak warga negara.
Sebagaimana dilansir BBC (Minggu, 24/7), Panglima Militer Mesir Marsekal Tantawi untuk kali pertamanya tampil di depan publik guna meredakan aksi demonstrasi tersebut. Sebelumnya, Tantawi memuji pergerakan kaum muda yang memimpin upaya penurunan Presiden Husni Mubarak.
Untuk menjawab tuntutan para demonstran Tantawi mengatakan bahwa dirinya akan menyiapkan jalan untuk terbangunnya pilar-pilar negara demokratis yang menjamin kemerdekaan hak warga negara dengan mengadakan sebuah pemilu parlemen yang jujur, adil dan bebas. Ia juga menegaskan akan mengupayakan terbentuknya konstitusi baru serta pemilihan umum untuk memilih presiden yang sesuai dengan kehendak rakyat.
< SEBELUMNYA
BERIKUTNYA >
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: