Tersangka Anders Behring Breivik, melalui seorang pengacaranya, menyadari bahwa apa yang dia lakukan tersebut sangat berbahaya dan keji. Pun demikian, Breivik tetap menganggap tindakannya tersebut memang perlu ia lakukan. Breivik juga akan menjelaskan alasan tersebut pada sidang pengadilan besok (Senin, 25/7). Pengacara tersangka tersebut mengatakan bahwa rangkaian kejahatan yang dilakukan kliennya sudah dipersiapkan jauh-jauh hari.
"Dia mengaku tindakannya ini keji. Namun, menurutnya, tindakan ini perlu," kata pengacara Breivik, Geir Lippestad saat menjelaskan pada media di Norwegia, seperti dilansir dari
Norway News (Minggu, 24/7).
Pria berusia 32 tahun tersebut akan dijatuhi sangkaan melakukan terorisme dan dibawa ke pengadilan untuk mendengar keputusan hakim. Tersangka diindikasikan memiliki keterkaitan dengan jaringan Kristen fundamentalis dengan pandangan politik condong ke kanan. Foto tersangka, pelaku pemboman dan penembakan yang total menewaskan 92 orang ini, sempat muncul dalam sebuah video anti muslim berjudul Knight Templar 2083. Video berdurasi 12 menit yang berisi propaganda anti muslim tersebut dapat diunduh melalui situs Youtube.
Selain itu sebuah dokumen setebal 1.500 halaman yang ditulis dalam bahasa Inggris dan diduga dibuat oleh Breivik diposkan di internet dengan nama samaran Andrew Berwick juga muncul di internet beberapa jam sebelum serangan mengerikan ini terjadi. Hal ini semakin memberikan indikasi bahwa serangan tersebut sudah direncanakan lama sebelumnya.
Dokumen serta video tersebut berkali-kali merujuk pada peran para Ksatria Templar, isu multikulturalisme dan izin imigrasi terhadap etnis yang beragama Islam.
[wid]
BERITA TERKAIT: