Dalam Sehari, Norwegia Diteror Maut Dua Kali!

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Sabtu, 23 Juli 2011, 11:43 WIB
RMOL. Sedikitnya, 80 orang tewas akibat serangan di pusat pemerintahan Norwegia, Oslo.

Serangan pertama, sebuah ledakan besar mengguncang gedung pemerintahan, kemarin (Jumat, 22/7).

Ledakan tersebut merusak kantor Perdana Menteri, Jens Stoltenberg, dan beberapa gedung pemerintah lainnya. PM Stoltenberg dinyatakan selamat dari insiden serangan bom yang difokuskan ke kantor Perdana Menteri tersebut.

"Terjadi ledakan dahsyat yang dapat terdengar di seluruh bagian ibu kota Oslo," ujar Direktur Komunikasi Palang Merah Norwegia, Oistein Mjarum, seperti dikuti BBC (Sabtu, 23/7).

Melalui salah satu televisi Norwegia, Stoltenberg mengatakan bahwa semua menteri selamat. Selain itu dia juga mengatakan bahwa dirinya diminta oleh pihak kepolisian setempat untuk tidak mengungkapkan lokasi keberadaannya saat ini. Beruntung hari Jumat adalah hari libur nasional di Norwegia sehingga kantor-kantor pemerintah tidak seramai hari-hari biasa. Namun demikian selalu ada ratusan orang di gedung-gedung tersebut setiap harinya.

Beberapa jam dari serangan bom tersebut ibukota Norwegia ini kembali mengalami teror. Kali ini, seorang pria bersenjata melepaskan tembakan secara membabi buta ke arah perkemahan musim panas remaja yang diadakan Partai Buruh pimpinan PM Stolenberg. Laporan terakhir menyatakan, sedikitnya 80 orang tewas ditembak mati.

Kepolisian setempat kini sedang menyelidiki seorang pria berumur 32 tahun yang diduga kuat terlibat pada kedua serangan tersebut. Pria tersebut ditangkap di sebuah pulau kecil di daerah Utoeya. Dari dua serangan tersebut, polisi mengatakan bahwa korban tewas kemungkinan besar meningkat, karena diduga masih banyak korban yang tertimbun reruntuhan bangunan.[ald]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA