Ketua BKSAP DPR: Georgia Prihatin Tragedi Rohingya Di Myanmar
Laporan: | Rabu, 08 November 2017, 12:37 WIB
RMOL. Krisis dan bantuan kemanusiaan pada Rohingya merupakan salah satu bahasan antara Ketua Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI dengan Kedutaan Georgia di gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, hari ini (Rabu, 8/11).
"Kita berbicara mengenai krisis kemanusiaan, dan bantuan terhadap kemanusiaan yang sekarang menjangkit di seluruh dunia banyaknya kasus krisis kemanusiaan termasuk di Rohingnya, Myanmar," ujar Ketua BKSAP, Nurhayati Ali Assegaf kepada wartawan.
Dalam pertemuan itu, menurut Nurhayati, Charge D'Affairs Embassy of Georgia, Akaki Dvali mengaku prihatin terhadap kondisi yang dialami etnis Rohingya di Myanmar.
"Mereka mengatakan bagaimana keprihatinan negara-negara termasuk Georgia termasuk (tentang) apa yang terjadi di Myanmar ini," tambahnya.
Pemerintah Myanmar juga diminta untuk menghentikan kekerasan terhadap warga negaranya sendiri.
"Bahkan dia juga mengatakan bahwa sudah saatnya pemerintahan Myanmar menghentikan kekerasan terhadap etnis Rohingya ini," tukasnya.
Rohingya adalah salah satu etnis di Myanmar. Dunia internasional menganggap Myanmar telah melakukan pembersihan etnis di negaranya sendiri.
Hingga kini bantuan untuk pengungsi etnis Rohingya yang sekarang ada di Bangladesh, termasuk berdatangan termasuk dari Indonesia.
[wid]