Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)

Ketua DPR Ajak Umat Petik Pelajaran Peristiwa Isra Miraj

Laporan: Widian Vebriyanto | Senin, 24 April 2017, 13:06 WIB
Ketua DPR Ajak Umat Petik Pelajaran Peristiwa Isra Miraj

Setya Novanto/Net

Peristiwa Isra Miraj merupakan perjalanan suci yang dilakukan Nabi Muhammad SAW pada tahun kesepuluh kenabian.

Di tahun-tahun penuh ujian tersebut, Nabi berjalan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha, lalu naik ke langit ketujuh atau sidratul muntaha untuk bertemu sang pencipta.

"Umat Islam harus bisa memetik pelajaran dan tauladan dari peristiwa ini, bahwa seberat apapaun ujian dan cobaan yang diterima, hanya kepada Allah SWT, kepada Tuhan Yang Maha Kuasa tempat menyerahkan harapan," pesan Ketua DPR RI Setya Novanto dalam keterangan tertulisnya menyambut perayaan Isra Miraj, Senin (24/4).

Kata Novanto, peristiwa Isra dan Miraj menunjukkan bahwa segala aktivitas keduniaan selalu mengarah pada sebentuk pengabdian kepada Yang Maha Kuasa. Segala daya dan upaya tidak akan berarti apa apa tanpa pertolongan dan petunjuk-Nya.

"Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, perjuangan yang sedang kita tempuh demi membangun bangsa dan negara ini, hanya kepada Allah SWT lah kita berserah diri," sambung ketua umum Golkar itu.

Novanto menjelaskan bahwa saat ini, bangsa Indonesia tengah bekerja dan berjuang dalam rangka mewujudkan program-program dan kebijakan-kebijakan yang berpihak pada rakyat banyak. Melalui desain Nawacita, pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang berpihak pada kepentingan rakyat.

"Kita sangat menyadari, dibutuhkan perjuangan, kerja keras dan pengorbanan untuk mewujudkan cita-cita tersebut. Setelah itu, kita serahkan segala usaha dan ikhtiar kita kepada Allah SWT, kepada Tuhan Yang Maha Esa Sang Penerima Doa dan Harapan. Sebab, apapun yang kita cita-citakan tanpa bersandar kepada-Nya tidak akan memiliki nilai ibadah," lanjutnya.

"Sebagai sesama Muslim, saya mengajak kita semua untuk memetik hikmah yang luar biasa dari peringatan Isra dan Miraj hari. Kita jadikan sebagai pelecut semangat bahwa segala pengorbanan kita bagi kepentingan bangsa dan negara akan senantiasa bernilai ibadah jika pada akhirnya kita serahkan kepada Allah SWT," tutupnya. [ian]
1xx

Kolom Komentar

Artikel Lainnya

Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)