Ketua Komisi II: Arief Budiman Hadapi Tantangan Yang Sangat Berat
Laporan: | Kamis, 13 April 2017, 19:38 WIB

Arief Budiman telah terpilih sebagai Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) periode 2017-2022 melalui rapat pleno yang digelar kemarin.
Ketua Komisi II DPR RI, Zainudin​ Amali, menyambut baik keterpilihan Arief. Menurutnya, pria kelahiran Surabaya, 2 Maret 1974, itu memiliki pengalaman yang cukup mumpuni.
Yang terpenting, KPU bisa bekerja lebih baik di bawah kepemimpinan Arief. KPU dapat menyelenggarakan Pemilu nasional yang jujur dan adil. Tugas besar dan berat juga menanti dalam penyelenggaraan Pemiliihan Legislatif dan Pemilihan Presiden tahun 2019 yang berlangsung serentak.
Arief Budiman dan KPU yang baru juga harus menyesuaikan kinerja dan regulasi KPU dengan RUU Penyelenggaraan Pemilu yang masih dalam tahap pematangan di DPR RI.
"Sudah pasti tantangan lebih berat karena KPU sebagai penyelenggara harus segera menyiapkan aturan-aturan yang akan berlaku ketika undang-undang itu disahkan. Untuk sementara tetap mendasarkan pada undang-undang yang lama. Begitu ada yang baru tentu harus menyesuaikan," jelasnya.
Politikus Partai Golkar ini juga menekankan bahwa apapun hasil pemilihan Ketua KPU yang baru merupakan urusan internal lembaga penyelenggara Pemilu itu.
"Dari awal saya sudah sampaikan, siapapun yang terpilih di antara mereka tidak masalah, karena proses pemilihan melalui DPR. Itu adalah keputusan internal mereka," ucapnya.
[ald]