Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)

Pemerintah Diminta Bangun RS Di Arab Saudi

Laporan: | Senin, 16 Januari 2017, 18:27 WIB
Pemerintah Diminta Bangun RS Di Arab Saudi

Net

Pemerintah diimbau tidak cepat puas atas keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji tahun lalu. Juga dengan adanya penambahan kuota haji bagi jemaah Indonesia.
 
Anggota Komisi VIII DPR RI Choirul Muna meminta agar pemerintah dapat membuka diplomasi dan berkomunikasi baik dengan Kementerian Kesehatan Arab Saudi. Upaya ini untuk menindaklanjuti sikap Pangeran Al-Waleed bin Talal yang memberikan sinyal kepada pemerintah Indonesia untuk mendirikan rumah sakit di Arab Saudi.

"Saat kemarin itu Pangeran Al-Waleed bin Talal mempersilakan pemerintah Indonesia untuk mendirikan rumah sakit di Arab Saudi. Sudahkah ditindaklanjuti, sebab manakala itu ditindaklanjuti alangkah lebih hebat lagi kita," ujarnya saat rapat kerja bersama Kementerian Agama, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian Perhubungan di gedung DPR, Jakarta (Senin, 16/1).

Menurut Muna, apabila Indonesia memiliki rumah sakit sendiri di Arab Saudi tentu saja sangat menguntungkan bagi jemaah haji. Apalagi, prioritas jemaah haji yang akan diberangkatkan pada tahun ini adalah jemaah lansia. Belum lagi jumlah jemaah yang akan bertambah seiring bertambahnya kuota haji.

Politisi Partai Nasdem itu memastikan bahwa dengan melihat Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI) yang ada di Mekkah dan Madinah saat ini maka keberadaan rumah sakit khusus jemaah Indonesia menjadi sangat penting.

"Ditindaklanjutilah itu. Saya harapkan ada suatu komunikasi dengan Kementerian Kesehatan Arab Saudi. Tak hanya meminta supaya BPHI itu diperbesar, namun bagaimana kita bisa punya rumah sakit sendiri di sana, akan lebih bagus," demikian Muna. [wah]
1xx

Kolom Komentar

Artikel Lainnya

Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)