Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)

Indonesia Maju Kalau Pemimpin Bisa Lepas Ego Dan Kepentingan Pribadi

Laporan: | Kamis, 10 November 2016, 14:02 WIB
Indonesia Maju Kalau Pemimpin Bisa Lepas Ego Dan Kepentingan Pribadi

Jazuli Juwaini/Net

. Peringatan Hari Pahlawan 10 November tidak boleh kering makna dan sekadar seremoni belaka tapi harus terwujud dimaksud tentu tidak boleh kering makna dan berwujud dalam bentuk pengorbanan untuk kepentingan bangsa dan negara.

Pesan itu disampaikan oleh Ketua Fraksi PKS DPR RI, Jazuli Juwaini di Jakarta (Rabu, 9/11). Lebih lanjut Dia mengatakan, bangsa Indonesia jangan cuma ingat atau tahu nama pahlawan tapi lupa pelajaran penting dari kepahlawanan yakni rela berkorban.

"Hari ini siapapun yang sedia berkorban untuk kepentingan negara, secara implisit layak disebut pahlawan. Pengorbanan ini penting untuk terus kita tumbuhkan di tengah tantangan dan problem kebangsaan yang semakin banyak," katanya.
 
Menurut Doktor Ilmu Manajemen ini, pengorbanan menjadi barang mahal jika sudah bertemu dengan ego, ambisi, kepentingan pribadi atau kelompok termasuk dalam mengelola negara ini.

Anggota Komisi I ini lalu mengatakan bahwa banyaknya masalah yang mendera bangsa ini dan belum aktualnya potensi besar yang dimiliki bangsa baik sumber daya alam maupun sumber daya manusia sedikit banyak terjadi karena lemahnya semangat pengorbanan di kalangan anak bangsa termasuk di kalangan pemimpin negara/daerah, pengusaha dan profesional.

"Negara kita punya potensi besar yang belum aktual. Tanah kita subur dan terkenal sebagai negara agraris, tapi produk pertanian masih impor, petani kita miskin. Kita negara kepulauan, tapi ikan kita dicuri orang, nelayan kita tidak sejahtera. Kita kaya tambang dan sumber daya mineral tapi belum banyak memberikan manfaat ekonomi yang signifikan buat rakyat kita. Ini karena kita semua tidak punya semangat pengorbanan yang kuat," terangnya.

"Untuk itu negara ini butuh pemimpin, pengusaha, profesional, dan generasi muda yang siap berkorban mengatasi ego dan kepentingan pribadi dan kelompoknya demi mewujudkan Indonesia yang maju dan sejahtera. Itu kunci kemajuan Indonesia," pungkas Jazuli menambahkan. [rus]
1xx

Kolom Komentar

Artikel Lainnya

Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)