Raymond, yang meninggal pada 2008, adalah orang perÂtama yang membuka klub strip di Inggris dan kaya raya berkat beragam bisnis, dari properti hingga media khusus lelaki,
Men Only, lalu
Escort, Club International dan Mayfair. Dia dijuluki "Raja Soho" karena menguasai dua per tiga properti di Soho, kawasan bergengsi di London, Inggris.
Menurut Daftar Orang TerÂkaya
Sunday Times 2013, ketika kakeknya meninggal, India dan kakaknya, Fawn, mewarisi 80 persen kekayaan Raymond.
Meski sudah kaya, James mengaku sangat membumi. "Aku tidak mengemudi moÂbil dan aku tak punya sopir," katanya kepada
The Evening Standard.
Gadis yang selalu makan pagi di Soho House, klub eksklusif di Soho, itu juga tak tahu rumah mana di Soho yang dia punya. Dia mengaku hanya menerima "gaji" dari semua kekayaannya itu setiap bulan. Menurut James, mencari teÂman menjadi sukar bila punya banyak uang.
"Aku punya masalah ketidakÂpercayaan besar," katanya. "Beberapa tahun lalu aku berÂtemu sekelompok orang yang kupikir manis. Lalu di suatu malam kami berdiri di luar
The Box dan aku mendengar salah satu dari mereka berbisik 'Dia yang punya
The Box, dekati dia'. Begitulah, akhir persaÂhabatan kami. Itu akan terjadi, aku menyadarinya."
The Box Soho adalah klub malam terkeÂnal di kawasan Soho.
James bangga terhadap kakeknya dan tak terganggu akan citra sang kakek yang dianggap "kurang bermoral". "Aku menerima semuanya. Dia adalah salah satu orang terbaik di dunia," katanya. ***