Ratusan pecinta reggae di Kota Tasikmalaya harus menelan rasa kecewa karena acara musiknya dibubarkan aparat kepolisian.
Meski sudah memiliki ijin, acara dibubarkan paksa polisi karena dinilai mengganggu kenyamanan masyarakat. Tepat depan panggung konser adalah rumah sakit, yang tentunya acara musik tersebut mengganggu kenyamanan pasien rawat inap.
Di tempat konser, polisi mendapati beberapa penonton yang mabuk berat akibat minuman keras (miras). Polisi juga menyita beberapa botol miras oplosan yang dibawa pengunjung konser.
Menurut Kabag Ops Polresta Tasikmalaya, Kompol Ricky Lesmana, ramainya penonton dalam acara tersebut bisa memicu kerusuhan. Terlebih pihaknya mendapati sejumlah penonton yang berada dalam pengaruh miras.
Selain bisa memicu kerusuhan, kegiatan itu pun dinilai cukup mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) karena lokasi acara sendiri sangat berdekatan dengan rumah sakit. Ironisnya, ijin konser sudah dikeluarkan dari pihak polsek setempat.
[dem]
BERITA TERKAIT: