Ia menceritakan rasa iri yang dirasakan terhadap rekan sekaligus sahabatnya, Beyonce, yang mendapat perhatian lebih banyak dibandingkan dirinya saat berkiprah di industri musik bersama-sama.
Selain itu, lagu ini juga menggambarkan sekilas mengenai kekerasan yang pernah dialami Rowland. Penyanyi yang pernah berduet dengan Nelly dalam
Dillema ini membuka sisi perasaannya yang terdalam di hadapan banyak orang sehingga tidak kuat menahan emosi yang dirasakan.
Rowland terlihat sangat mendalami lagu ini dan menghayati setiap lirik yang dinyanyikan. Karena tidak kuat menahan airmata, ia menundukkan kepalanya dan menyanyi sambil mengusap kedua matanya.
Penonton yang hadir akhirnya meneriakkan dan menyemangati pelantun
Motivation ini hingga lagu selesai.
Sebelum tampil, Rowland mengungkapkan,“Menampilkan lagu ini menjadi suatu bentuk pengobatan bagi diri saya. Karena seperti kata mama, kejujuran merupakan bentuk kebijakan yang paling baik.†[Harian Rakyat Merdeka]