
Dua pria Inggris diadili dengan dakwaan berencana merampok dan membunuh diva soul, Joss Stone. Kedua terdakwa, Kevin Liverpool dan Junior Bradshaw berkendaraan ke rumah Stone yang terletak di Devon, Inggris baratdaya pada Juni 2011.
“Mereka membawa sebilah pedang, sebilah pisau, sebuah martil dan catatan tentang maksud mereka. Semua itu ditemukan dalam mobil meÂreka,†ujar dakwaan di PengaÂdilan Exeter Crown.
Peraih Grammy yang belum lama bertemu dengan Rhoma Irama ini sedang tidak berada di rumah pada waktu itu. BradÂshaw dan Liverpool membanÂtah dakwaan berkonspirasi untuk membunuh, persekongÂkolan untuk menyebabkan cedera parah pada tubuh dan konspirasi untuk merampok.
“Kasus ini tentang sebuah keputusan oleh sekelompok individu, dalam hal ini terdakÂwa dua orang, untuk merampok dan membunuh Joss Stone,†tegas jaksa Simon Morgan keÂpada juri pengadilan.
Morgan menggambarkan Stone, yang ngetop dengan lagu-lagu hit termasuk
Super Duper Love dan
Fell In Love With A Boy, sebagai ‘seorang wanita muda yang sangat kaya’. [Harian Rakyat Merdeka]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.