“Misalnya, tokoh Minus itu dikatakan keranjang dodol lah, atau cumi saus tiram lah dan banyak lagi yang menghina fisik. Ini penghinaan yang luar biasa dan tidak boleh terjadi di lembaga penyiaran,†beber Wakil Ketua KPI, Nina MutmainÂnah di Jakarta, akhir pekan lalu.
Bagi Olga dan SKS, ini merupakan surat teguran kedua setelah tahun lalu KPI juga melakukan teguran serupa. Namun, teguran itu seperti tak digubris karena masih saja ada pelanggaran terhadap aturan dan pedoman KPI.
Sikap serupa dinyatakan Olga yang terkesan cuek bebek.
“Olga sangat bersyukur bisa menghibur pemirsa saat sahur. Niat Olga baik, nggak ada apa-apa,†ujar Olga.
Olga menjelaskan, ada perbedaan gaya lawakannya antara tahun ini dengan kemarin. “Saat ini SKS lebih elegan, kalau tahun lalu sering main stereofom dan dorong-dorongan, sekarang cuma kata-kataan saja,†jelasnya.
Selain itu, banyak anggota baru yang terlibat dalam acara SKS sehingga Olga harus beradaptasi dengan anggota yang baru. “Perbedaan SKS juga dengan hadirÂnya orang-orang baru. Jadi Olga harus lebih dekat lagi walau mereka juga pelaÂwak,†tandasnya.
[rm]