Menurutnya, ketepatan sasaran penyaluran pupuk menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga produktivitas pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.
"PT Pupuk Indonesia agar memperkuat pengawasan dan memastikan pupuk bersubsidi benar-benar diterima oleh petani yang berhak," kata Usman dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 17 September 2026.
Ia juga meminta penetapan kuota pupuk dilakukan berdasarkan kondisi riil di lapangan. Perhitungannya harus mempertimbangkan luas lahan, jumlah petani, pola tanam, serta kebutuhan masing-masing komoditas di setiap wilayah.
Penyesuaian kuota berdasarkan luas lahan dan kebutuhan riil petani dinilai penting untuk menjamin keadilan distribusi serta efektivitas penggunaan pupuk.
Politisi PKB ini menekankan, kepastian akses terhadap pupuk turut menentukan produktivitas dan keberlanjutan usaha tani. Hal ini juga berkaitan langsung dengan upaya menjaga ketersediaan pangan nasional.
Dengan tata kelola distribusi yang transparan, tepat volume, dan tepat sasaran, kebijakan subsidi pupuk diharapkan mampu memperkuat posisi petani sekaligus mendukung kemandirian pangan Indonesia di tengah berbagai tantangan global.
BERITA TERKAIT: