Mengutip data Bloomberg hingga pukul 09.30 WIB, Rupiah berada di level Rp17.674 per Dolar AS. Posisi tersebut melemah 5 poin atau 0,03 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya di level Rp17.669 per Dolar AS.
Pelemahan Rupiah terjadi menjelang serah terima jabatan (sertijab) Menteri Keuangan yang dijadwalkan berlangsung siang ini di Kementerian Keuangan, setelah Purbaya dicopot Presiden Prabowo Subianto dan digantikan Suahasil Nazara.
Pengamat pasar keuangan Ibrahim Assuaibi mengatakan, tekanan terhadap Rupiah salah satunya dipicu meningkatnya ketidakpastian fiskal setelah pergantian Menkeu secara mendadak.
"Ya karena kita lihat bahwa pergantian Menteri ya keuangan secara mendadak ya dari Purbaya Yudhi Sadewa ya memicu kekhawatiran pelaku pasar ya dari investor asing mengenai kesinambungan kebijakan anggaran pemerintah ke depan," kata Ibrahim dalam risetnya.
Menurutnya, kekhawatiran pasar juga berkaitan dengan sejumlah perubahan dalam asumsi anggaran yang sebelumnya disampaikan Purbaya.
"Di semester kedua itu ada perubahan-perubahan ya jadi dari 2,68 persen defisit anggaran menjadi 2,86 persen. Ya kemudian minyak mentah pun juga dari 70 Dolar AS berubah menjadi 80," ujarnya.
Ibrahim menilai perubahan asumsi tersebut menunjukkan adanya dinamika yang cukup signifikan dalam kebijakan fiskal pemerintah, yang masih menggantung dengan adanya pergantian bendahara negara.
BERITA TERKAIT: