BUMN asuransi sosial yang mulai beroperasi pada 1 Agustus 1971 ini mengemban mandat mengelola dana jaminan hari tua serta memberikan perlindungan bagi prajurit TNI, anggota Polri, dan ASN Kemhan/Polri.
Direktur Utama PT Asabri (Persero), Jeffry Haryadi P. M., mengatakan usia 55 tahun menjadi momentum untuk mengevaluasi ketahanan keuangan dan efektivitas bisnis perusahaan.
"Selama 55 tahun, Asabri tidak hanya mengelola program asuransi sosial, tetapi juga menjaga amanah negara kepada para pejuang bangsa," ujarnya, dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Selasa 11 Agustus 2026.
Menurut Jeffry, tanggung jawab Asabri tetap berlanjut setelah peserta menyelesaikan masa pengabdiannya kepada negara, terutama dalam memastikan perlindungan dan kesejahteraan peserta.
"Inilah makna Dedikasi dan Pengabdian Berkelanjutan yang kami bawa di usia ke 55 tahun Asabri dan untuk masa depan," lanjut Jeffry.
Dari sisi operasional, transformasi Asabri diarahkan pada efisiensi berbasis digital. Layanan seperti Asabri Mobile, Asabri Star, dan klaim online dikembangkan untuk mempercepat proses layanan sekaligus menekan biaya pelayanan.
Digitalisasi juga diperkuat melalui jaringan 33 kantor cabang, lebih dari 1.700 titik layanan Asabri Link, 13 mitra pembayaran, dan lebih dari 500 rumah sakit mitra di seluruh Indonesia.
Sejumlah indikator menunjukkan transformasi tersebut mulai tercermin dalam kinerja perusahaan. Kesehatan keuangan Asabri berada pada peringkat "idA+/Stable" (Sehat), yang mencerminkan profil risiko terkendali serta kemampuan memenuhi kewajiban jangka panjang.
Sementara itu, tingkat autentikasi aplikasi Asabri Star telah mencapai 98,26 persen. Sistem tersebut membantu mempercepat verifikasi data sekaligus menekan potensi fraud.
Dari sisi layanan, Asabri mencatat indeks kepuasan pelanggan sebesar 96,03 dan meraih predikat Badan Publik Informatif dalam keterbukaan informasi.
Untuk menjaga keberlanjutan kinerja, perusahaan juga menyelaraskan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dengan prinsip environmental, social, and governance (ESG).
Ke depan, Asabri akan berfokus pada pemeliharaan rasio solvabilitas, penguatan manajemen risiko portofolio investasi, serta peningkatan tata kelola.
BERITA TERKAIT: