Emas Kembali Berkilau berkat Lesunya Pasar Tenaga Kerja AS

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Sabtu, 04 Juli 2026, 08:49 WIB
Emas Kembali Berkilau berkat Lesunya Pasar Tenaga Kerja AS
Ilustrasi (RMOL via Gemini AI)
rmol news logo Setelah empat pekan terpuruk, harga emas akhirnya bangkit dan mencetak reli mingguan berkat lesunya data ketenagakerjaan Amerika Serikat (AS). 

Penyerapan tenaga kerja yang hanya bertambah 57.000 dari perkiraan 110.000 tersebut seketika meredam ambisi Federal Reserve (The Fed) untuk menaikkan suku bunga dalam waktu dekat.

Respons pasar langsung terlihat pada perdagangan Jumat 3 Juli 2026 saat harga emas spot melesat 1,3 persen ke angka 4.174,21 Dolar AS per ons, level tertinggi sejak 23 Juni, yang mengamankan kenaikan mingguan di atas 2 persen. 

Sejalan dengan itu, kontrak berjangka AS untuk pengiriman Agustus terkerek 1,5 persen ke posisi 4.186,80 Dolar AS per ons.

Melesunya pasar tenaga kerja ini memangkas peluang kenaikan suku bunga The Fed pada September dari 66 persen menjadi 54 persen. Prospek suku bunga rendah ini sukses menekan Dolar AS ke penurunan mingguan terdalamnya sejak April, yang secara otomatis membuat emas menjadi jauh lebih murah dan memikat bagi pemegang mata uang lain. 

Di sisi lain, fondasi emas diperkuat oleh aksi bank sentral global yang membukukan pembelian bersih sebesar 41 metrik ton sepanjang Mei berdasarkan data World Gold Council. 

Komoditas lain juga berkilau. Harga perak spot melonjak 1,9 persen menjadi 62,19 Dolar AS per ons. Paladium naik 0,8 persen ke posisi 1.278,36 Dolar AS per ons. rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
EDITOR: RENI ERINA

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA