Di Jepang, indeks Nikkei 225 menguat 1,79 persen, sementara indeks Topix yang mencakup lebih banyak emiten naik 1,07 persen.
Bursa Korea Selatan juga bergerak positif, dengan Kospi menguat 1,52 persen. Namun, indeks saham berkapitalisasi kecil Kosdaq justru melemah 0,42 persen.
Sementara itu, indeks S&P/ASX 200 Australia bergerak nyaris datar dan turun tipis 0,05 persen.
Sentimen positif di kawasan Asia mengikuti penguatan bursa Amerika Serikat pada perdagangan sebelumnya. Indeks S&P 500 ditutup naik 0,8 persen, sedangkan Nasdaq 100 melonjak 1,7 persen, didorong oleh reli saham-saham teknologi. Indeks sektor semikonduktor bahkan mencatat kenaikan kuartalan terbesar sepanjang sejarah.
Di sisi lain, imbal hasil obligasi pemerintah AS (Treasury) melemah, sementara harga minyak mentah naik tipis pada awal perdagangan Asia. Kenaikan minyak terjadi setelah sebelumnya sempat terkoreksi, seiring meningkatnya harapan bahwa gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran dapat terus bertahan.
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: