IHSG turun 1,06 persen atau terkoreksi 65,82 poin ke posisi 6.154,924.
Sepanjang sesi pagi, indeks bergerak fluktuatif. Setelah dibuka di level 6.220, IHSG sempat menyentuh level tertinggi harian di kisaran 6.220 sebelum tertekan hingga menyentuh level terendah 6.073.
Tekanan jual mendominasi perdagangan dengan sebanyak 417 saham mengalami penurunan, sementara 226 saham menguat dan sisanya bergerak stagnan.
Aktivitas transaksi masih terpusat pada saham-saham berkapitalisasi besar, dengan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) mencatatkan nilai transaksi terbesar hingga penutupan sesi pertama.
Dari sisi sektoral, pelemahan terdalam terjadi pada sektor infrastruktur yang turun 2,03 persen, disusul sektor keuangan yang terkoreksi 1,46 persen dan sektor kesehatan yang melemah 1,41 persen. Sementara itu, sejumlah sektor masih mampu bertahan di zona hijau, antara lain sektor bahan baku yang naik 0,65 persen, properti menguat 0,40 persen, teknologi bertambah 0,11 persen, serta sektor barang konsumsi primer yang naik tipis 0,01 persen.
Sejalan dengan pergerakan IHSG, indeks saham unggulan juga mencatatkan pelemahan. Indeks LQ45 turun 1,66 persen ke level 614,847, IDX30 melemah 1,82 persen ke posisi 348,469, sedangkan indeks MNC36 terkoreksi 1,94 persen menjadi 272,249. Adapun indeks saham syariah Jakarta Islamic Index (JII) turun 0,84 persen ke level 373,229.
BERITA TERKAIT: