Bertempat di Kantor Pusat KSP Kopdit Obor Mas, Menkop menegaskan posisi strategis koperasi sebagai instrumen utama penguatan ekonomi rakyat. Ferry memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sikka atas inisiasi ruang dialog ini guna memperkuat sinergi membangun koperasi yang sehat dan berkelanjutan.
Ia menekankan bahwa KDKMP dirancang untuk menghadirkan pusat ekonomi produktif langsung dari tingkat desa demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Barang-barang yang dijual di KDKMP diprioritaskan produk lokal asli wilayahnya,” tegas Menkop.
Ferry juga mendorong KSP Kopdit Obor Mas untuk terus berkembang dan menjadi kebanggaan nasional. Menurutnya, dengan capaian aset yang hampir menyentuh Rp2 triliun, Obor Mas telah menunjukkan peran besar koperasi dalam memperkuat ekonomi masyarakat di NTT.
Khusus untuk wilayah Kabupaten Sikka, saat ini tercatat sebanyak 31 titik pembangunan KDKMP yang sedang berjalan. Ferry menilai hal ini menunjukkan koperasi telah menjadi motor pertumbuhan ekonomi baru di tingkat desa dan kelurahan.
“Koperasi harus mampu membantu masyarakat melalui penguatan usaha produktif, peningkatan literasi keuangan, serta pengembangan usaha desa,” ujarnya.
BERITA TERKAIT: