Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan performa yang cukup solid. Menutup sesi I siang ini, IHSG berhasil parkir di zona hijau, menguat 0,14 persen atau bertambah 12,64 poin ke level 8.946,25.
Sejak bel pembukaan berbunyi pada level 8.933 pagi tadi, pergerakan indeks terlihat cukup dinamis. Sempat muncul harapan besar saat IHSG melesat menyentuh angka 8.970, meski kemudian sedikit mendingin namun tetap terjaga stabil di atas batas bawah 8.925.
Angka ini menunjukkan bahwa IHSG sedang berupaya keras membangun fondasi kuat sebelum benar-benar menembus "tembok" psikologis di level 9.000.
Kenaikan tipis indeks ini ternyata ditopang oleh performa gemilang dari sector bahan baku dan industri, yang masing-masing melonjak lebih dari 2,1 persen. Pergerakan ini memberikan keseimbangan di tengah lesunya sektor transportasi dan teknologi yang harus parkir di zona merah.
Kondisi pasar pun terlihat cukup kompetitif. Ada persaingan sengit antara 346 saham yang berhasil menghijau melawan 325 saham yang terpaksa memerah.
Di tengah keramaian transaksi tersebut, nama-nama besar seperti saham tambang BUMI dan ANTM, serta perusahaan alat berat SUPA, menjadi pusat perhatian investor karena mencatatkan nilai transaksi paling jumbo.
Optimisme ini juga menular ke kelompok saham lainnya. Indeks saham syariah, Jakarta Islamic Index (JII), menunjukkan performa yang lebih lincah dengan kenaikan 0,65 persen. Begitu pula dengan indeks saham paling likuid, LQ45, yang terkerek naik hampir setengah persen.
Meski indeks MNC36 sedikit mengalami tekanan, secara keseluruhan pasar masih menunjukkan napas yang kuat.
Dengan posisi yang kini berada di angka 8.946, para pelaku pasar kini menanti dengan penuh harap, mampukah IHSG menutup hari ini dengan lonjakan yang lebih tinggi dan semakin mendekati angka keramat 9.000 pada sesi sore nanti?
BERITA TERKAIT: