Dikutip dari
Reuters, Euro menguat 0,4 persen menjadi 1,0417 Dolar AS pada perdagangan Senin siang, 3 Maret 2025. Akhir pekan lalu, Euro berada di posisi 1,0360 Dolar AS, setelah Presiden Donald Trump dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky berselisih dalam pertemuan luar biasa di Ruang Oval, Gedung Putih.
Negara-negara Eropa terus mendukung Zelensky. Ia bahkan mendapat sambutan hangat dalam kunjungannya ke London sehari setelah pertemuan dengan Donald Trump.
Imbas itu, Poundsterling naik 0,2 persen menjadi 1,2604 Dolar AS.
Analis mengatakan, momentum Eropa menuju kesepakatan Ukraina telah memberikan dorongan bagi Euro.
Dolar Kanada dan Peso Meksiko melesat setelah Menteri Perdagangan Amerika Serikat, Howard Lutnick, mengisyaratkan tarif yang akan mulai berlaku Selasa bisa mungkin tidak mencapai 25 persen seperti yang dikatakan Trump sebelumnya.
Dolar Australia dan Selandia Baru rebound dari posisi terendah satu bulan.
Dolar Australia menguat 0,2 persen menjadi 0,6219 Dolar AS, sementara Dolar Selandia Baru bertambah 0,1 persen menjadi 0,5602 Dolar AS.
Yen menguat 0,1 persen menjadi 150,46 per Dolar AS.
Yuan China mendatar di posisi 7,2948 per Dolar AS dalam perdagangan offshore.
Indeks Dolar AS (Indeks DXY), yang mengukur greenback terhadap Euro, Yen, Dolar Kanada, dan lainnya, turun 0,1 persen menjadi 107,21 siang ini.
BERITA TERKAIT: