Pjs Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Heppy Wulansari mengatakan, pihaknya telah melakukan penyesuaian harga Pertamax pukul 00.00 WIB, Sabtu (10/8) dari yang sebelumnya Rp12.950 per liter menjadi Rp13.700 per liter.
Penyesuaian harga BBM nonsubsidi ini mengacu pada tren harga rata-rata publikasi minyak dunia atau ICP dan nilai tukar rupiah terhadap Dolar AS.
Seperti badan usaha lain, Pertamina juga melakukan penyesuaian harga BBM nonsubsidi. Penyesuaian dilakukan secara bertahap," kata Heppy, Sabtu (10/8).
Heppy melanjutkan, kebijakan penyesuaian harga BBM nonsubsidi Pertamina selalu mempertimbangkan stabilitas ekonomi. Sehingga, kenaikan harga BBM nonsubsidi yang ditetapkan juga paling terjangkau.
"Kami pastikan harga ini tetap paling kompetitif untuk produk-produk dengan kualitas setara,” tambah Heppy.
Penetapan harga juga diklaim sudah sesuai regulasi Kepmen ESDM 245.K/MG.01/MEM.M/2022 sebagai perubahan atas Kepmen 62/K/12/MEM/2020 tentang formulasi harga JBU atau BBM nonsubsidi, Kepmen ESDM 62/K/12/MEM/2020 tentang formulasi harga jenis bahan bakar umum (JBU).
BERITA TERKAIT: