Pembaruan kerja sama ini merupakan bagian dari upaya bank bjb meningkatkan kemudahan akses investor ke pasar modal. Selain itu, kerja sama tersebut juga akan mendukung pengembangan dan pendalaman pasar, serta peningkatan inklusi keuangan melalui penambahan jumlah investor di pasar modal Indonesia.
Sebagai bank administrator RDN dan bank pembayaran, bank bjb optimis bisa memberi dampak positif meningkatkan
branding, meningkatkan jumlah nasabah baru dan penetrasi nasabah bank ke instrumen investasi di pasar modal.
“Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat fondasi membangun dan memajukan pasar modal Indonesia menjadi lebih baik. bank bjb siap mendukung setiap langkah menuju pasar modal yang lebih inklusif dan efisien,” tegas Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb, Widi Hartoto, Senin (22/7).
bank bjb sebelumnya terpilih sebagai bank administrator RDN dan bank pembayaran periode 2019-2024. Kini, bank bjb kembali ditunjuk untuk periode 2024-2029.
Nantinya, bank bjb akan berperan sebagai bank pembayaran KSEI yang bertugas dalam penyelesaian transaksi efek di pasar modal dan memberikan alternatif fasilitas intraday kepada perusahaan efek.
Direktur Information Technology & Transaction Banking bank bjb, Rio Lanasier menambahkan, peran bank bjb ini akan memberikan dampak positif, tidak hanya bagi bank bjb tetapi juga bagi para investor.
“Kami berharap dapat mendukung pengembangan pasar modal yang lebih inklusif dan efisien," tandas Rio.
BERITA TERKAIT: