Kabar Kemenaker Bekuk 4P Ternyata Hoax

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Senin, 10 Juli 2017, 16:23 WIB
Kabar Kemenaker Bekuk 4P Ternyata <i>Hoax</i>
Foto: Dok
rmol news logo Pernyataan para mantan Awak Mobil Tanki (AMT) bahwa Kementerian Tenaga Kerja akan membekukan operasional Perusahaan Pemborong Pekerjaan Pengangkutan (4P), ternyata bohong belaka.

Bahkan sampai saat ini, seluruh 4P masih beroperasi normal dan menyalurkan BBM ke seluruh SPBU.

"Semua pasokan lancar, seperti biasa. Tidak satupun dari sekitar 6 ribu SPBU anggota Hiswana di seluruh Indonesia, yang complain," kata Eri Purnomohadi, Ketua Umum Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas), di Jakarta.

Menurut Eri, ancaman para mantan AMT sama sekali tidak berdampak pada pasokan BBM. Malahan sejak awal unjuk rasa mantan AMT pada sekitar Ramadhan, saat Lebaran, hingga akhir pekan lalu di Kemenaker, sama sekali tidak berpengaruh pada operasional mobil tanki BBM. Termasuk pada puncak unjuk rasa, lanjut Eri, ketika mereka memberi pernyataan kepada pers bahwa Kemenaker akan membekukan 4P.

"Kita sama sekali tidak terpengaruh," lanjutnya.

Itulah sebabnya, Eri berpendapat bahwa unjuk rasa para mantan AMT itu tidak ada gunanya. Sebab, dilihat dari perspektif hubungan kerja antara mantan AMT dan 4P, pemutusan hubungan kerja merupakan konsekuensi dari kinerja mereka yang dinilainya memang buruk. Kalau memang tidak disiplin, lanjut dia, tentu wajar jika mantan AMT diberi peringatan dan bahkan diberhentikan.

"Jangan hanya karena memakai baju berlogo Pertamina, seolah-olah mereka adalah karyawan Pertamina. Mereka kan seperti operator SPBU. Apakah operator SPBU menuntut menjadi karyawan Pertamina? Nggak mungkin kan," kata dia.[wid]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA