Pemerintah Imbau Masyarakat Mudik Sebelum 23 Juni

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Rabu, 07 Juni 2017, 19:06 WIB
Pemerintah Imbau Masyarakat Mudik Sebelum 23 Juni
Budi Karya Sumadi/Net
rmol news logo Pemerintah mengimbau masyarakat agar menghindari kepadatan arus mudik Lebaran 2017 yang diprediksi berlangsung 23-24 Juni mendatang.

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi menjelaskan bahwa masyarakat diharapkan berangkat mudik 2 hari dari tanggal tersebut.

"Itu akan mengurangi kepadatan. Dan kenikmatan, kenyamanan akan tercapai daripada mesti berdesakan pada tanggal tersebut,” kata dia di Jakarta, Rabu (7/6).

Dia memprediksi, frekuensi kendaraan masyarakat akan meningkat di Tol Cipali pada masa mudik Lebaran 2017 ini.

Pihaknya, kata dia, akan bekerja sama dengan Polri akan menetapkan suatu pembatasan dengan melakukan buka tutup di Cipali, dengan menyarankan masyarakat menggunakan jalur selatan atau utara (non tol).

Menhub mengakui ada usulan dari beberapa pihak tentang pengaturan ganjil genap pada kendaraan. Presiden juga pernah menyarankan pengkajiaan dahulu apabila hal itu benar dilakukan.

"Kami tidak mengkaji sendiri, kami minta MTI (masyarakat Transportasi Indonesia) untuk mengkaji. Dari kajian itu memang MTI tidak merekomendasikan untuk diberlakukan,” jelas Menhub.

“Kita menyediakan mudik gratis untuk 208.000 penumpang dan 48.000 dari pemudik motor untuk dimudikkan gratis menggunakan kapal, menggunakan bus, menggunakan truk, dan menggunakan kereta. Ini di luar beberapa pihak yang mengadakan mudik-mudik yang gratis,” sambungnya. [sam]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA