China Disabled People’s Performing Art Troupe (CDPPAT) adalah sekelompok anak muda yang memiliki impian untuk menciptakan sebuah keajaiban.
Selama 20 Tahun, CDPPAT telah menampilkan pertunjukan luar biasa dengan tajuk “My Dream†yang telah diselenggarakan di lebih dari 90 negara.
Dan tahun ini, Yayasan Buddha Tzu Chi bersama DAAITV mengundang CDPPAT tampil di tiga kota besar antara lain Medan 22-23 Juli 2017, Jakarta 29-30 Juli 2017 dan Surabaya 5-6 Agustus 2017.
Berasal dari beragam latar belakang seperti tuna rungu, tuna netra, dan keterbatasan fisik lainnya, mereka mampu menampilkan tarian dan pertunjukan yang memesona, seperti pertunjukan lagu, tarian klasik Tiongkok, tarian daerah, balet, tarian latin, tarian modern, drama musikal, musik jazz, musik instrumental, dan pertunjukan puisi isyarat tangan.
Masyarakat internasional telah memberi pengakuan dan apresiasi kepada CDPPAT sebagai “Duta Keindahan dan Kemanusiaanâ€. Mereka juga mendapat penghargaan dari Kongres Difabel Sedunia sebagai Duta bagi Penyandang Cacat di Dunia. Selain itu, CDPPAT juga ditunjuk PBB sebagai Seniman Perdamaian UNESCO.
"Kami selalu bermimpi dan mencoba, melihat cahaya di tengah kegelapan, mendengar nada di tengah kesunyian, mencari kesempurnaan di tengah kekurangan. Kehidupan kami selalu mempunyai nilai, menampilkan keindahan bagi masyarakat, menghantarkan cinta kasih bagi umat manusia," ujar salah seorang anggota DPPAT.
Menurut Humas Yayasan Buddha Tzu Chi, Suryadi Huang, pertunjukan seni CDPPAT memberikan pesan penting tentang apa itu arti 'kesempurnaan', dimana para disabilitas memberikan inspirasi kepada masyarakat yang fisiknya lebih baik.
Di usianya yang ke-10 tahun, DAAI TV mempersembahkan 'Pertunjukan Spektakuler Seniman Difabel Kelas Dunia.'
Sebagai televisi cinta kasih, DAAI TV konsisten menyebarkan nilai-nilai kebaikan. Pertunjukan ini bertujuan menginspirasi masyarakat luas dan para penyandang disabilitas lainnya.
"Berkat keuletan, kedisiplinan dan kerja keras, kelompok CDPPAT mampu mematahkan stigma, tentang kemampuan orang-orang yang memiliki keterbatasan. Karya mereka bisa dinikmati masyarakat dunia dan memberi motivasi hidup," ujar Hong Tjhin selaku CEO DAAI TV Indonesia menanggapi bakatmasing-masing anggota CDPPAT.
[wid]
BERITA TERKAIT: