Dalam sambutannya saat meresmikan kapal tersebut, Pudji menyampaikan permintaan maaf kepada warga NTT. Pasalnya, KMP Lakaan yang sudah selesai pengerjaaannya tahun lalu baru bisa diresmikan pada hari ini.
"Kami minta maaf karena Kapal Lakaan yang sudah selesai ini harus mangkrak karena menunggu sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi hinga saat ini bisa diresmikan," ujarnya.
Selain itu, Pudji secara khusus juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Ketua Komisi V DPR RI Fary Djemy Francis yang telah berkali-kali mengingatkan agar kapal ini segera dioperasikan.
"Terima kasih ke Ketua Komisi V, yang selalu tanya ke saya kapan ini dioperasikan. Kalau saya cuek pasti saya bilang 'emang gue pikirin', tapi saya tidak begitu," sambungnya.
Lebih lanjut, dia berharap pengoperasian KMP Lakaan ini bisa membawa manfaat bagi masyarakat NTT, utamanya bisa menumbuhkan perekonomian di NTT.
"Yang jadi harapan adalah harus ada nilai lebih dari operasi kapal ini," pungkasnya
Usai sambutan, mantan Kapolda Sulselbar itu langsung menandatangani prasasti peresmian dan kemudian menekan sirine sebagai tanda kapal telah diresmikan.
Adapun kapal berbobot 1698 gross ton ini sudah bersandar di Pelabuhan Bolok sejak 2 Januari 2017. Namun begitu, ada sejumlah perizinan dan kelengkapan kapal ‎harus diselesaikan hingga baru bisa diresmikan hari ini.
[wid]
BERITA TERKAIT: