Diluncurkan Prangko Bersama Indonesia-Thailand

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Rabu, 11 Mei 2016, 18:01 WIB
Diluncurkan Prangko Bersama Indonesia-Thailand
foto :dok
rmol news logo Pemerintah Indonesia-Thailand baru-baru ini meluncurkan perangko bersama di Museum Nasional Jakarta.

Sekadar info, hubungan diplomatik Indonesia-Thailand  berlangsung sejak tanggal 7 Maret 1950. Kerjasama kedua negara meliputi berbagai bidang baik ekonomi, perdagangan, iptek, dan budaya. Hubungan ini diperluas lagi dengan adanya saling kunjung antara pemimpin kedua negara.

Di bidang politik, Indonesia dan Thailand sebagai negara pendiri ASEAN saling membantu dan mendukung upaya penyelesaian konflik dengan negara tetangga di kawasan ASEAN. Saat perselisihan atas kuil Preah Vihear antara Thailand dan Kamboja pada akhir 2009, pemerintah Thailand meminta pemerintah Indonesia untuk membantu menyelesaikan persoalan tersebut.

Di bidang ekonomi, penasihat bidang ekonomi pada Kementerian Luar Negeri Thailand, Somjai Taphaopong, mengatakan Indonesia adalah negara partner terbesar ke dua di Asia setelah Malaysia dan ke lima di dunia. Thailand mengekspor berbagai produk ke Indonesia antara lain komponen dan suku cadang kendaraan, gula, mesin dan bahan-bahan kimia sementara impor dari Indonesia meliputi barang-barang logam, batu bara, minyak mentah, permesinan dan bahan-bahan kimia.

Indonesia dan Thailand juga bekerjasama di bidang pariwisata dan media massa dalam upaya mempromosikan dan meningkatkan hubungan bilateral kedua negara.

Menurut berbagai literatur, sebenarnya hubungan antara Indonesia dan Thailand sudah dimulai sejak abad ke-8, terutama saat kejayaan kerajaan sriwijaya yang pusat pemerintahannya berada di Sumatera Selatan. Salah satu bukti hubungan tersebut adalah ditemukannya candi-candi Buddha Sriwijaya di Chaiya, sebuah kota di Provinsi Surat Thani sebelah selatan Thailand.

Raja Rama V (Chulalongkorn) dari Thailand tercatat pernah beberapa kali melakukan kunjungan ke Indonesia khususnya ke Pulau Jawa karena beliau sangat tertarik dengan budaya Indonesia. Pada salah satu kunjungannya ke Indonesia, Raja Chulalongkorn membawa patung gajah perunggu sebagai cindera mata. Hingga kini patung gajah tersebut diletakkan di halaman depan Musium Nasional di Jakarta, sehingga musium tersebut dikenal juga dengan sebutan Musium Gajah.

Prangko seri bersama Indonesia Thailand diterbitkan dalam dua keping dengan latar belakang gambar kisah Ramayana dalam pewayangan masing-masing negara berupa mini sheet.[wid]








FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA