"Untuk mengoptimalkan kinerja perusahaan, kami melakukan berbagai upaya efisiensi sehingga mampu mencetak laba di tengah kondisi perekonomian yang sedang mengalami perlambatan," kata Sekretaris Perusahaan PGN Heri Yusup di Jakarta, Selasa (3/5).
Heri menjelaskan bila saat ini laba operasi PGN pada Triwulan I-2016 sebesar USD 157,85 juta, naik sebesar USD 5,21 juta dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar USD 152,65 juta. Adapun EBITDA sebesar USD 230,33 juta, naik sebesar USD 13,74 juta dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya USD 216,58 juta.
Sementara itu, laba bersih yang diperoleh PGN tahun 2016 ini mencapai USD 100,65 juta atau sekitar Rp 1,36 triliun (rata-rata kurs di Triwulan I-2016 Rp 13.535) pada Triwulan I-2016, walau kondisi perekonomian global dan nasional sedang mengalami perlambatan.
Heri mengatakan, sejalan dengan upaya pemerintah untuk meningkatkan perekonomian nasional, PGN optimistis kinerja perusahaan juga akan semakin baik. Meskipun kondisi perekonomian mengalami perlambatan, PGN tetap mengembangkan infrastruktur gas bumi untuk memperluas pemanfaatan gas bumi bagi masyarakat.
[wah]
BERITA TERKAIT: