Penguatan Harga Minyak Cerahkan Harapan Rupiah

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Senin, 21 Maret 2016, 09:44 WIB
Penguatan Harga Minyak Cerahkan Harapan Rupiah
rmol news logo Sebagai salah satu eksportir komoditi terkemuka di dunia, sepanjang dua pekan terakhir ini Rupiah menikmati peningkatan sentimen investor atas pasar minyak.

"Kita beberapa kali memperhatikan level 35 dolar AS sebagai resistensi psikologis yang cukup kritis di pasar minyak WTI (West Texas Intermediate)," ujar Kepala Analis Pasar Forextime, Jameel Ahmad dalam publikasinya, Senin (21/3).

Penutupan di atas level ini, lanjut dia, memberikan ruang bagi Rupiah untuk bergerak naik dan menguat terhadap Dolar. Kesuksesan WTI untuk kembali di atas 35 dolar AS juga tidak kalah pentingnya dalam menciptakan optimisme bahwa harga minyak kini telah melewati titik terendah yang paling memungkinkan, yang bagi Indonesia dapat juga mengandung arti bahwa posisi Rupiah terhadap dolar sudah mencapai sebuah kesimpulan.

"Kini kita menunggu adanya kemungkinan perdagangan minyak WTI ditutup di atas 40 dolar AS. Jika ini terjadi, maka kelanjutan pergerakan di pasar minyak akan memampukan Rupiah untuk semakin dipulihkan terhadap Dolar," terangnya.

Jameel memandang, perekonomian Indonesia tahun ini masih ada kemungkinan untuk memasuki periode pelemahan pertumbuhan dengan adanya kombinasi kekuatiran akan efek yang akan diderita oleh mitra perekonomian China sehubungan dengan perlambatan ekonomi negeri tersebut, ditambah dengan melambatnya pasar komoditas.

Sebuah periode rendahnya inflasi yang tidak terduga memberikan ruang bagi Bank Indonesia untuk terus memotong suku bunga acuan. Namun demikian, imbuh dia, perpaduan antara adanya optimisme pulihnya pasar minyak dan pernyataan bahwa The Fed tidak akan menaikkan tingkat suku bunganya sebanyak empat kali tahun ini semestinya dapat mencerahkan harapan Rupiah.[wid] 

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA