Garuda Siap Terbangkan Bombardier CRJ1000

AP II Segera Buka Bandara Silangit

Kamis, 17 Maret 2016, 08:53 WIB
Garuda Siap Terbangkan Bombardier CRJ1000
foto:net
rmol news logo PT Angkasa Pura (AP) II mem­buka penerbangan perdana dari Jakarta menuju Bandara Silangit, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara mulai 22 Maret. Penerbangan yang dibuka untuk memajukan pari­wisata di sekitar Danau Toba itu akan dilayani maskapai Garuda Indonesia dengan menggunakan pesawat jenis Bombardier CRJ-1000 Next­Gen 'Explore Jet'.

Direktur Utama PT Ang­kasa Pura II Budi Karya Su­madi mengatakan, pihaknya mendukung seluruh maska­pai untuk mengembangkan konektivitas penerbangan, khususnya di kawasan Barat Indonesia. Melalui sinergi AP II dan Garuda Indonesia, pen­erbangan ke Silangit tersebut akan dilayani sebanyak tiga kali setiap minggunya.

"Pesawat Bombardier CRJ-1000 NextGen Explore Jet yang memiliki kapasitas se­banyak 96 penumpang dengan konfigurasi all economy class. Untuk destinasi Danau Toba hanya sekitar 30 menit hingga 1 jam dari Bandara Silangit. Dengan adanya penerbangan ini, kita harapkan jumlah wisatawan ke Danau Toba meningkat," ujar Budi Karya.

Budi menjelaskan, pem­bukaan penerbangan Jakarta-Silangit ini secara langsung akan membuka akses pariwisata ke Danau Toba. Sebelumnya, akses ke Danau Toba harus menempuh perjalanan darat dari Medan jika harus terbang lewat Badara Kualanamu.

Dilanjutkan Budi, saat ini perseroan telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 130 miliar untuk membangun lan­dasan pacu, terminal, hingga pemagaran sekitar bandara.

"Investasi sampai Rp130 miliar sampai September. Anggaran itu untuk runway panjang 2.500 meter, terminal dan pagar," kata Budi.

Menjelang September, Gar­uda hanya dapat menggunakan pesawat bombardier dengan ka­pasitas 96 orang. Namun, apa­bila landasan pacu ini selesai dibangun, maka Garuda akan dapat mengoperasikan pesawat Boeing 737 pada penerbangan menuju Bandara Silangit.

Menurut Budi, pengem­bangan Bandara Silangit akan dimulai dengan melakukan pembangunan terminal ban­dara, dan landasan pacu atau runway. Terminal Bandara Silangit diharapkan bisa me­nampung 120 ribu orang per tahun dengan pengembangan landasan pacu menjadi 2,5 kilometer dan lebar 45 meter dari yang sebelumnya hanya lebar 30 meter.

"Tidak hanya itu, dalam pengembangan Bandara Silan­git juga akan dibangun tower fasilitas navigasi atau penerban­gan yang akan dilakukan oleh Airnav Indonesia," katanya.

Direktur Utama Garuda Indo­nesia M Arif Wibowo menyam­but baik sinergi antara Garuda Indonesia dan AP II tersebut. Arief berharap, kerja sama ini tidak hanya memberikan nilai tambah bagi pengguna jasa kedua perusahaan. Tapi juga dapat memberikan kontribusi positif bagi negara. Khususnya dalam bidang pengembangan pariwisata nasional.

"Pembukaan rute Jakarta-Sil­angit tersebut merupakan bagian dari pengembangan jaringan yang terus kami laksanakan dan komitmen Garuda dalam men­dukung program pemerintah dalam pengembangan desti­nasi wisata Danau Toba sebagai salah satu dari 10 Destinasi Wisata Prioritas di Indonesia," jelas Arif. ***

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA