Demikian disampaikan Staf Khusus Menteri Keuangan Arif Budimanta saat diskusi bertema "Surutnya Kinerja Ekonomi-Politik Kabinet Kerja" di bilangan Menteng, Jakarta, Sabtu (8/5)
"Ini pertumbuhan ekonomi sulit tercapai karena ekonomi pertumbuhannya lambat. Presiden berharap hal ini sudah bisa diselesaikan," kata Arif.
Arif menuturkan, keterlambatan pertumbuhan ekonomi itu dikarenakan persoalan administrasi. Ia menyebut faktor tersebut terkait dengan urusan surat menyurat yang membutuhkan waktu.
"Bulan Juni diharapkan (perlambatan ekonomi) sudah selesai. Beberapa proyek sudah
kick off di bulan Juni, itu akan memberikan stimulus ekonomi" kata Arief
Pada triwulan I 2015 pertumbuhan ekonomi Indonesia anjlok yakni hanya 4,7 persen yang terburuk sejak 2009. Realisasi penerimaan negara pada triwulan I 2015 pun menurun hingga 5,63 persen dibanding periode triwulan I 2014
.[wid]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: