Dia berharap,Luhut bisa memberikan perlindungan bagi investor di daerah, khususnya di bidang energi. Sebab, perlindungan investor di daerah saat ini masih diabaikan. Akibatnya, banyak investor yang dirugikan dan enggan menanamkan modalnya.
"Dengan latar belakang pembisnis dan militer, saya yakin pak Luhut mampu mendorong sektor usaha tumbuh pesat di 2015. Termasuk, melindungi investor di daerah guna menopang pertumbuhan ekonomi nasional,†kata Hariara di Jakarta, Senin (5/1).
HIPWI menyatakan, siap bersinergi dengan pemerintah untuk memberdayakan ekonomi yang dapat meningkatkan kesejahteran rakyat.
"HIPWI memiliki sumber daya manusia yang besar. Tak hanya sampai Sabang-Marauke saja tapi kami ada hingga kecamatan. Potensi ini sangat besar untuk menggerakan ekonomi rakyat," kata Hariara.
Selain itu, lanjut dia, Kepala Staf Kepresidenan juga harus mensosialisasikan pilar kebangsaan di masyarakat, termasuk di kalangan lembaga negara.
Dengan demikian, pemahaman masyarakat tentang kebangsaan akan semakin kuat untuk menumbuhkan rasa persatuan dan kesatuan, serta menjadi modal dasar dalam mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur.
HIPWI yakin, dengan adanya kepala staf kepresidenan, pemerintahan Jokowi akan semakin kuat, baik dari keamanan, politik maupun pertumbuhan ekonomi. Apalagi, pemerintah menjanjikan perbaikan infrastruktur dan pelayanan investasi dalam satu pintu.
Sekretaris Kabinet (Seskab) Andi Widjajanto menjelaskan, tugas Kepala Staf Kepresidenan berbeda dengan Unit Kerja Presiden bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4). Fungsi Kepala Staf Kepresidenan adalah memberikan informasi strategis dan membantu presiden untuk mengidentifikasi isu strategis serta membantu presiden melihat pencapaian hasil pembangunan.
[wid]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: