Program itu dianggap bertujuan untuk perbaikan kondisi ekonomi masyarakat.
"(Ini) tonggak sejarah ekonomi umat NU," ujar Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar, saat memberi kata sambutan di Gedung Lion, Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat, Sabtu (17/5).
Ia menjelaskan bahwa program semacam itu sudah dimulai sejak 1910-an silam oleh seorang pedagang kaya dari NU dan pernah digagas kembali oleh almarhum KH. Abdurrahman Wahid.
Karena itu, sikap Rusdi yang memiliki modal dan keinginan untuk membantu masyarakat sangat diperlukan NU.
Cak Imin, demikian sapaan akrabnya, juga berterima kasih kepada Ketua Umum Pengurus Besar NU, KH. Said Aqil Siradj, yang menanggapi program itu dengan baik. Ia berharap, Said bisa menjadi pemimpin NU yang berhasil dalam memimpin umatnya dalam bidang ekonomi kerakyatan.
"Kami siap jadi kayu bakar keberhasilan kepemimpinan KH Said Aqil Siradj," tegasnya.
"Mudah-mudahan program ekonomi kerakyatan ini bisa menambahkan tas kresek (uang) di mana-mana," tutup Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi ini.
[ald]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: