Reaksi Cepat Thailand Layak Ditiru Indonesia

Minggu, 27 Januari 2013, 07:56 WIB
Reaksi Cepat Thailand Layak Ditiru Indonesia
ilustrasi, banjir
Kecil Besar
rmol news logo .Beda Thailand, beda pula de­ngan Indonesia. Di Negeri Gajah Putih ini, begitu ada bencana ban­jir, Kantor Ekonomi Industri Thai­land (OIE) langsung me­nya­takan, pro­duksi industri negara itu merosot lebih dari 15 persen di­bandingkan tahun se­belumnya, tekan laporan TV.

Tahun lalu, Thailand mengha­dapi bencana banjir parah yang melanda sejak bulan Agustus sam­pai November 2011 dan me­lumpuhkan sektor industri kunci di negara industri itu selama ber­bulan-bulan. Bencana banjir itu juga mempengaruhi reputasi Thai­­land sebagai surga investasi yang aman di Asia Tenggara.

Menanggapi kemerosotan pro­duksi, Thai Bank menurunkan suku bunga untuk mengurangi biaya pe­mulihan dan meringan­kan dam­pak dari krisis utang AS dan Uni Eropa, yang juga ber­dam­­pak negatif pada pabrik-pab­rik besar di Asia. Ban­dingkan de­ngan di Ja­karta, untuk memu­tuskan keru­gian saja, peme­rintah butuh hingga 10 hari lebih.

Men­teri Ke­uangan Agus Marto­war­dojo mengatakan, jum­lah ke­rugian akibat banjir sejak Kamis pekan lalu, masih di­hitung oleh Badan Nasional Pe­nanggu­langan Bencana (BNPB), Ke­men­­terian Sosial dan Pemda DKI Jakarta.

Sementara Pemerintah Thai­land langsung bergerak cepat de­ngan mengupayakan pemba­ngu­nan dinding pencegah banjir dan tanggul di sekitar ka­wasan in­dustri. Selain itu, juga fokus di program rekonstruksi pasca ban­jir dalam menyediakan la­pangan kerja serta menaikkan upah mini­mum guna mening­kat­kan kon­sum­si. [Harian Rakyat Merdeka]

Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA