Transgasindo Tambah Volume Gas Jalur Grissik-Singapura

Selasa, 18 Desember 2012, 08:00 WIB
Transgasindo Tambah Volume Gas Jalur Grissik-Singapura
PT Transportasi Gas Indonesia (Transgasindo)
Kecil Besar

rmol news logo PT Transportasi Gas Indonesia (Transgasindo) berencana me­nambah stasiun kompresor baru di Jabung tahap II. Penambahan kompresor ini bertujuan me­ning­katkan volume gas dari 465 Million Metric Standard Cubic Feet per Day (MMFCFD) men­jadi 600 MMSCFD untuk jalur Grissik-Singapura.

Sekretaris Perusahaan Trans­gasindo Ivan Irawan menga­takan, pihaknya kini siap mem­ba­ngun fasilitas tersebut. Pem­ba­ngunan ini tidak lepas dari du­kungan penuh pemegang saham baik dari PT Perusahaan Gas Negara (PGN) sebesar 59,87 persen, Transasia Pipe­line Company Pvt.Ltd sebesar 40 persen dan Yayasan Kese­jah­teraan Pegawai dan Pen­siunan Gas Negara 0,13 persen.

“Kita ingin menghadapi ma­sa depan. Karena itu, Trans­ga­sindo siap meningkatkan ki­nerja dan mempelajari segala ke­mungkinan untuk memenuhi sumber energi yang diuta­makan bagi kebutuhan dalam negeri,” kata Ivan Irawan di kantornya, kemarin.

Dia mengatakan, saat ini Transgasindo sudah mem­ba­ngun jaringan pipa Gas sep­an­jang 1000 kilometer yang meng­hubungkan Grissik-Duri dan Grissik-Singapura, baik pipa gas darat maupun laut. Rin­ciannya, kapasitas pipa terpa­sang antara jalur Grissik-Duri (darat) 427 juta kaki kubik per hari, sedangkan untuk kapasi­tas pipa terpasang antara Gris­sik-Singapura (laut) 465 juta kaki kubik per hari.

“Total panjang pipa gas yang kita operasikan sebenarnya le­bih dari 1000 kilometer,” ujarnya.

Menurut Ivan, untuk pe­nyam­bungan pipa gas terpa­sang antara Grissik-Duri sepan­jang 536 kilometer, sedangkan penyam­bungan pipa gas Gris­sik-Sing­a­pura sepanjang 468 kilometer.

Lebih lanjut, dia men­je­las­kan, untuk membangun jari­ngan pipa tersebut pihaknya te­lah membangun aset yang telah dimiliki Transgasindo yaitu 3 stasiun kompresor di Sakernan, Belilas dan Jabung Sumatera. Kemudian 3 stasiun metering di Duri Riau, Panaran Batam dan Pemping Kepulauan Riau.

“Transgasindo juga memiliki kontrak kerja sama yang ber­durasi hingga 2030. Kita pun siap meningkatkan kinerja dan mempelajari segala ke­mung­kinan untuk memenuhi kebu­tuhan sumber energi yang di­utamakan bagi kebutuhan da­lam negeri,” jelas Ivan.  [Harian Rakyat Merdeka]

Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA