Menteri BUMN Dahlan Iskan mengaku tidak kecewa atas keÂpuÂtusan Komisi XI DPR. SeÂbaÂlikÂnya, dia bersimpati kepada jaÂÂjaÂran direksi PT Semen BatuÂraja PerÂsero yang berencana meÂlaÂkuÂkan penawaran umum saham perÂÂdana (initial public offering/IPO) pada kuartal perÂtama 2013.
“Saya tidak kecewa, direksiÂnya sangat kecewa. Saya bersimÂpati untuk mereka,†tutur Dahlan di DPR, Kamis malam (13/12).
Menurut dia, direksi Semen BatuÂraja sangat mengharapkan bisa merealisasikan IPO dengan segera, sebab pembahasan priÂvaÂtisasi itu sudah mulai dilakuÂkan sejak awal tahun lalu. IPO juga tuÂrut menjadi salah satu sumÂber pendanaan untuk meÂngemÂbangÂkan perusahaan.
“Direksinya ingin Semen BaÂÂtuÂraja bisa deÂngan cepat IPO karena dana IPO ini untuk eksÂpansi. KaÂmi yaÂkin perusahaan bisa maju,†tegas Dahlan.
Komisi XI DPR menggelar rapat kerja dengan KeÂmenterian BUMN, Kementerian Keuangan serta direksi Semen Baturaja mulai pukul 16.30. Rapat berlangÂsung tujuh jam hingga pukul 23.30.
Wakil Ketua Komisi XI DPR ZulÂkieflimansyah yang menutup raker, mengatakan, terdapat lima fraksi (Fraksi Demokrat, PDIP, Hanura, PAN dan PKS) yang menyetujui rencana priÂvaÂtisasi Semen BatuÂraja. KeÂlima fraksi itu menginginÂkan roadmap serÂta konsep priÂvaÂtisasi dari KeÂmenterian BUMN. SeÂdangÂkan tiÂga fraksi yang tidak menyeÂtujui privatisasi (Fraksi Golkar, Fraksi Gerindra dan PPP).
Semen Baturaja berencana meÂÂÂnawarkan saham perdana seÂbaÂnyak 35 persen, dengan tarÂget perÂolehan dana sekitar Rp 1 triÂliun. Dana ini nantinya untuk pemÂbangunan pabÂrik baru deÂngan kapasitas terpasang 1,5 juta ton per tahun, cement mill serta ceÂment packing di Baturaja. [Harian Rakyat Merdeka]
BERITA TERKAIT: