Asosiasi Karoseri Indonesia (Askarindo) menyatakan Lebaran membawa berkah buat industri tersebut. Pasalnya, penjualan karoseri meningkat.
Ketua Askarindo Gregory HatiÂbie mengatakan, Lebaran meÂmang menjadi puncak penÂjualan karoÂseri (rumah-rumah kenÂdaraan yang dibangun di atas rangÂka mobil atau bus). KhuÂÂsusnya karoseri untuk angkutan penumÂpang. “Banyak perusaÂhaan bus yang meremajakan armaÂdanya untuk mengangkut penumpang mudik dan arus balik Lebaran,†katanya kepada Rakyat Merdeka.
Menurut Gregory, kenaikan penjualan karoseri bisa sekitar 20 persen dibanding hari biasa. SeÂbab, setiap hari pasti ada saja transaksi pembelian.
Dia bahkan mengklaim ada beberapa perusahaan karoseri yang sudah kebanjiran order sampai akhir tahun, sehingga tidak bisa melayani pesanan yang membludak.
“Ada sebagian karoseri besar, seperti Adiputro, Laksana dan New Armada. Tapi karoseri yang lain juga nggak kalah banyak, mereka juga kebanjiran order,†jelasnya.
Sedangkan untuk angkutan barang seperti pick up, trailer kendaraan dan dump truck juga mengalami kenaikan yang sangat signifikan. Bahkan, beberapa perusahaan kewalahan melayani pemesanan dikarekanakan baÂnyaknya permintaan dari penguÂsaha angkutan barang.
“Supply and demand-nya tidak seimbang. Seiring dengan perÂtumÂbuhan ekonomi yang pesat, sehingga banyak perusahaan angÂkutan yang baru muncul dan membutuhkan armada yang sangat banyak,†ujarnya.
Kendati begitu, Gregory menyatakan, penjualan karoseri di dalam negeri cukup menjanÂjikan akibat ektor transportasi yang terus berkembang setiap wakÂtu. Dari keseluruhan, peruÂsahaan yang tergabung dalam AsÂkarindo menguasai 90 persen pasar dalam negeri. Sisanya diisi dengan kehadiran karoseri impor. Namun jumlahnya tidak banyak, hanya sekitar 10 persen.
“Tapi kita juga bermain ke pasar luar negeri (ekspor). Yang terÂbaru adalah New Armada mengekspor produknya ke Fiji. MeÂmang ekspor belum terlalu besar, tapi terus menunjukkan trend yang sangat baik,†tukasÂnya. [HARIAN RAKYAT MERDEKA]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: