Telkomsel Genjot Kinerja Superman

Antisipasi Lonjakan Telekomunikasi

Jumat, 17 Agustus 2012, 09:48 WIB
Telkomsel Genjot Kinerja Superman
ilustrasi, logo telkomsel

rmol news logo Telkomsel terus memasti­kan kesiapan jaringan dan in­frastrukturnya di seluruh Indo­nesia untuk melayani lonjakan arus telekomunikasi selular, khu­susnya selama libur Lebaran.

“Selain melakukan penam­bahan 3500 BTS di seluruh In­do­nesia, Telkomsel juga me­lakukan pemantauan trafik dan pemeliharaan kinerja perang­kat secara ketat melalui Super­vi­sory and Monitoring Network Perfomance (Superman),” Head of Corporate Commu­nications Group Ricardo Indra.

Menurutnya, dengan sistem OMC (Operational Maintai­nance Centre) yang terinte­grasi ini, upaya peningkatan layanan te­lekomunikasi se­lular dan perbaikan cepat da­pat dilakukan dari jarak jauh, termasuk me­ngatasi gangguan teknis yang mengakibatkan drop call.

Fasilitas Superman Telkom­sel mampu melakukan fungsi mo­nitoring, yaitu mengawasi status kesiapan BTS dan Base Station Controller (BSC), fung­si remote maintenance, yaitu me­lakukan perawatan dan per­baikan jarak jauh tanpa harus datang ke lokasi BTS atau BSC. Kemudian fungsi reporting, yaitu melaporkan sejarah keja­dian yang ada di BTS atau BSC serta fungsi measurement, yaitu memberikan data hasil peng­uku­ran kinerja BTS.

Hasil pengukuran ini akan memberi informasi mengenai kesiapan BTS dalam mela­yani lonjakan arus teleko­munikasi selular.

Telkomsel juga mem­per­kirakan akan terjadi lonjakan pengiriman SMS sekitar 50 per­sen dan MMS sebesar 100 per­sen selama masa liburan Leba­ran tahun ini. Sedangkan laya­nan suara dan data diperkirakan meningkat masing-masing lebih dari 6 persen dan 23 persen. Kemampuan penanganan pe­langgan VLR (Visitor Location Register) juga ditingkatkan menjadi 207 juta, dengan kapa­sitas kelonggaran daya tampung perpindahan pelanggan mudik 35-45 persen.

Selanjutnya, kapasitas HLR (Home Location Register) ta­hun ini digenjot menjadi 295,9 juta subscribers, mening­kat dari kapasitas tahun lalu yang ter­catat sebesar 282 juta subscribers.

Jumlah BSC (Base Station Controller) yang mengkoor­di­nasikan beberapa BTS diting­katkan menjadi 580 BSC (High Capacity) dan 107 RNC (Radio Network Controller). Pening­katan kapasitas IN (Intelligent Network) menjadi 173,5 juta sub­scribers tentu saja akan me­ningkatkan kenyamanan pe­langgan dalam berkomu­nikasi dan mengakses data. [Harian Rakyat Merdeka]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA