RMOL. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan meminta perusahaan pelat meÂrah terus mengembangkan bisÂnisnya hingga keluar negeri.
Dahlan mengatakan, dalam waktu dekat ada tiga perusahaan pelat merah yang akan meÂleÂbarkan sayapnya di Myanmar (Burma). Ketiga perusahaan tersebut adalah PT Wijaya KarÂya Tbk, PT BNI Tbk dan PT PerÂtamina (Persero).
“Kantornya sudah terbentuk, tapi bukan masing-masing. Ya ada 2-3 orang yang bekerja di sana mencari peluang bisnis,†kata Dahlan.
Bekas Direktur Utama PT PLN ini mengatakan, alasan dipiÂlihnya Myanmar karena peran Pemerintah Indonesia yang beÂgitu besar dalam proses deÂmokÂrasi di negara tersebut. Apalagi kultur, budaya dan agaÂma sama.
“Sayang kalau Indonesia tiÂdak menguasai perekonomian Burma. Jangan sampai negara lain yang berhasil ekspansi,†kata Dahlan.
Apalagi Presiden SBY meruÂpakan orang yang dihormati di Myanmar karena berperan daÂlam menentukan rumusan neÂgaÂra itu menjadi negara terbuka.
Menurut Dahlan, daripada eksÂpansi ratusan miliar ke TiÂmur Tengah dan rugi, lebih baik ekspansi ke Myanmar sesama negara Asia.
“Kita buka kantor cabang BUMN di Burma, yang penting kita tancapkan kuku dulu. Ada BNI, WIKA dan Pertamina buÂka juga kantor di sana. PoÂkokÂnya punya kantor dulu, cari-cari peluang apa yang bisa diÂkerÂjakan,†tandas Dahlan. [Harian Rakyat Merdeka]
< SEBELUMNYA
BERIKUTNYA >
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.