Yuk, Lakukan Pola Hidup Higienis & Steril Di Rumah

Tingkat Infeksi Bakteri Di Indonesia Sangat Tinggi

Minggu, 24 Juni 2012, 08:05 WIB
Yuk, Lakukan Pola Hidup Higienis & Steril Di Rumah
ilustrasi

RMOL. Gaya hidup higienis perlu menjadi kebiasaan dalam keluarga untuk menangkal risiko penyakit dari bahaya kuman atau bakteri yang melekat pada lingkungan rumah Anda. Seperti pakaian, perlengkapan rumah tangga dan lainnya.    

Saat ini tingkat infeksi bakteri atau kuman sangat tinggi karena bakteri itu mudah berkembang biak melalui berbagai medium. Salah satunya di lingkungan ru­mah Anda.

   Bakteri yang biasa ditemukan sehari-hari, yaitu bakteri Staphy­lococcus Aureus dan Klebsiella Pneumoniae. Jika tak dijaga ke­bersihannya, Anda bisa terkena penyakit dari bakteri Escherichia coli dan Pseu­do­monas yang dinilai berbahaya bagi kesehatan

Dokter spesialis infeksi tropis anak dari FK-UI dan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) dr Hindra Irawan Satari, SpA(K) mengatakan, bersih be­lum tentu steril. Namun, Anda per­lu meng­upayakan agar rumah tangga selalu higienis.

“Kebiasaan higienis harus diba­ngun di keluarga, terutama pada anak-anak yang seringkali ber­sentuhan dengan kotoran saat ber­main,” jelas dr Hindra yang kini menjabat sebagai Ketua Komite Pencegahan dan pengendalian infeksi di RSCM.

Menurut dia, kebiasaan hidup higienis bisa membantu Anda dan keluarga terhindar dari infeksi bakteri yang akan merusak jari­ngan tubuh dengan berbagai penyakit, yakni  Escherichia coli dan Pseudomonas yang bisa ditemui di rumah tangga.

“Tak harus 100 persen steril atau tidak perlu khawatir de­ngan kuman karena tidak semua bak­teri itu berbahaya. Tapi tetap ke­be­rsihan harus dijaga agar bak­teri tidak menyebabkan pe­nyakit, terlebih pada anak-anak saat ber­main,” katanya dalam acara pe­luncuran pelembut dan pewangi pakaian anti bakteri, di Jakarta Rabu (20/6).

Dr Hindra berpendapat, tingkat infeksi bakteri di Indonesia saat ini sangat tinggi. Sebab, Indo­nesia yang merupakan negara tropis menjadi tempat yang sa­ngat nyaman untuk ber­kembang biaknya bakteri dan kuman.

”Semakin lembab suatu tem­pat, semakin nyaman kuman ber­sa­rang dan berkembang biak di daerah tersebut,” ujar Hindra.

Dia menambahkan, tingkat kelembaban Indonesia mencapai 70 persen. “Ini yang menye­bab­kan kuman betah dan nyaman un­tuk berkembang biak. Oleh se­bab itu, infeksi bakteri di Indo­nesia lebih tinggi dibandingkan negara empat musim,” katanya.

Menurut dia, orang Indonesia pa­da umumnya hidup jorok. Di sam­ping karena suhu tropis dan curah hujan yang tinggi, mem­buat bakteri dan kuman lebih mudah ber­kem­bang biak dan bertahan hidup.

Ahli Mikrobiologi Lingkungan dari International Scientific Forum on Home Hygiene (IFH) Los Angeles, Amerika Serikat (AS), Ryan Gene Gaia Sin­clair mengatakan, pola hidup higienis di rumah dapat mencegah terja­dinya infeksi atau penyakit.

Hasil penelitian IFH di Kana­da, Jepang dan Ame­rika menyim­pulkan bahwa, bak­teri dapat hi­dup pada pakaian mau­pun per­alatan rumah tangga berbahan kain. Mata rantai pe­nya­kit infeksi ini dapat di atasi dengan gaya hidup higienis.

“Banyak cara yang bisa dila­kukan untuk mencegah terkena bakteri penyakit di rumah tang­ga. Pembersihan rutin pada per­alatan dan perlengkapan rumah tangga menjadi langkah utama. Se­lain menggunakan disin­fek­tan dalam setiap proses pember­sih­an,” jelas Sinclair yang turut ha­dir dalam acara tersebut.

Biasanya, banyak orang yang hanya membersihkan rumah pada bagian tertentu saja. Pa­da­hal, ada bagian yang tidak ter­sentuh, se­perti di kolong kursi atau meja, di mana bakteri bisa berkembang biak di sana.

“Penyebaran bakteri bisa dimi­ni­malisasi dengan rutin mem­ber­sihkan berbagai peralatan rumah tangga dengan maksimal. Juga melakukan cuci tangan, memas­tikan baju selalu bersih dan rutin membersihkan per­leng­kapan rumah tangga yang terbuat dari bahan kain,” beber Sinclair.

Standar minimum pencegahan penjalaran bakteri dapat diprak­tikkan dengan cara sederhana, yakni menggunakan komponen anti bakteri saat membersihkan berbagai peralatan dan per­leng­kapan rumah tangga. [Harian Rakyat Merdeka]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA